Penulis: Wahju Saputro

  • Bakti Sosial Pondok Dhuafa Kaligesing

    Bakti Sosial Pondok Dhuafa Kaligesing

    Program Studi Teknologi Informasi bersama Himatekno mengadakan bakti sosial di Pondok Dhuafa Muhammadiyah Kalikesing. Kegiatan ini dihadiri oleh ketua program studi, pengurus Himatekno, panitia bakti sosial, segenap mahasiswa, pengurus pondok dan penghuni pondok. Penghuni pondok kebanyakan adalah anak yatim dan anak-anak warga disekitar Pondok. Bakti sosial diadakan pada hari Jumat, 13 Juli 2018. 

    Jpeg

    Bentuk bakti sosial yang diselenggarakan yaitu mengadakan permainan anak-anak, menyanyi bersama anak-anak, menggambar yang dipandu oleh mahasiswa dan diakhiri dengan serah terima bingkisan dari Program studi – Himatekno kepada pengurus pondok. Dengan kegiatan ini diharapkan mahasiswa memiliki rasa sosial, menumbuhkan jiwa peduli terhadap sesama dan saling membantu. Harapan dari panitia semoga kegaitan ini dapat berkelanjutana dikemudian hari dengan bentuk bakti sosial lainnya yang lebih menarik.

  • Bakti Sosial di Pondok Al-Chudlori

    Bakti Sosial di Pondok Al-Chudlori

    Bakti sosial atau lebih dikenal sebagai baksos merupakan salah satu kegiatan wujud dari rasa kemanusiaan antara sesama manusia. Bakti Sosial merupakan suatu kegiatan  dimana dengan adanya kegiatan ini mahasiswa dapat merapatkan kekerabatan di masyarakat. Bakti sosial diadakan dengan tujuan tertentu seusuai bentuk kegiatan dan sasaran bakti sosial. Tujuan kegiatan bakti sosial yaitu mengaplikasikan ilmu pengetahuan, wawasa, pengalaman, keterampilan, sumber daya materi yang dimiliki mahasiswa sebagai bentuk aktualisasi diri mahasiswa guna mambantu sesama. 

    Sebagai sesama umat Tuhan YME seharusnya kita saling membantu dengan sesama.Jika kita punya waktu dan bahan sebagai objek yang bisa kita berikan maka sebaiknya kita berikan hal itu untuk membantu mereka yang membutuhkan.Disamping itu semua kita bisa menggali rasa peduli kita  dengan sesama.

    Bakti sosial yang pertama kali ini diikuti oleh mahasiswa angkatan pertama tahun 2017. Bentuk kegiatan yang diselenggarakan yaitu mengadakan buka puasa bersama dengan para penghuni Pondok Pesantren Al-Chudlori Baledono Purworejo. Kegiatan buka puasa bersama ini dimotori oleh Himatekno dan diikuti oleh mahasiswa program studi. Turut hadir pula Ketua Program Studi Teknologi Informasi dalam memberikan sambutanya “bahwa bakti sosial merupakan media berinteraksi di masyarakat dan peduli terhadap sesama”. Dalam sambutan lain beliau juga menyampaikan bahwa “Dunia kampus yang bersifat akademis belum tentu sesuai dengan kehidupan di masyarakat. Oleh sebab itu mahasiswa perlu berinteraksi dalam bentuk bakti sosial.” 

  • PELATIHAN GOOGLEDOCS UNTUK MENUNJANG KINERJA ADMINISTRASI PERANGAT DESA PEJENGKOLAN KEBUMEN

    Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan ketrampilan dalam penguasaan teknologi terutama laptop dan pemanfaatan Microsoft Office khususnya Microsoft Word dan Excel yang sering digunakan terkait pekerjaan administrasi desa guna meningkatkan skill dan kompetensi perangkat desa dalam dunia kerja melayani masyarakat. Sasaran pengabdian adalah para perangkat desa dan ibu-ibu PKK di Desa Pejengkolan Kecamatan Padureso Kabupaten Kebumen Jawa Tengah.

    Kegiatan pengabdian yang berbentuk pelatihan ini dilakukan dengan metode ceramah, demonstrasi, latihan, diskusi dan tanya-jawab. Metode ceramah berisi penjelasan konsep teknologi laptop dan Microsoft Office 2013. Metode demonstrasi dan pelatihan dipakai untuk menunjukkan suatu proses kerja dan pembelajaran pengoperasian Microsoft Office yang akan diikuti praktek latihan langsung oleh para peserta menggunakan laptop masing-masing. Sedangkan metode diskusi dan tanya-jawab memberikan kesempatan pada para peserta untuk berkonsultasi dalam mengatasi kendala-kendala yang muncul selama proses pelatihan maupun kesulitan yang dialami dari pengalaman selama bekerja.

    Kata kunci: Google Docs, Administrasi Desa, perangkat desa

  • PERAN TEKNOLOGI INFORMASI BAGI PERANGKAT DESA DAN UMUM DI DESA PEJENGKOLAN PADURESO KEBUMEN

    Saat ini, teknologi informasi dan komunikasi merupakan salah satu jenis dari bentuk teknologi yang berkembang dengan sangat pesat. Melalui fitur andalannya yaitu internet, saat ini teknologi komunikasi dan informasi seperti merupakan salah satu jenis teknologi yang menduduki peringkat teratas, baik dari sisi positif, negatif, hingga penggunaannya. Memang sebagai sebuah teknologi yang berkembang pesat, pastilah teknologi informasi dan komunikasi memiliki beberapa kelebihan dan juga kelemahan. Ada yang disadari, dan ada juga yang mungkin tidak disadari, karena sudah menjadi bagian dari kepribadian individu tertentu.

    Kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan metode learning by doing, belajar sambil praktek. Infrastruktur yang diperlukan yaitu koneksi internet, perangkat komputer dan beberapa aplikasi pendukung. Materi yang akan disampaikan yaitu tentang bagaimana memanfaatkan jaringan internet untuk hal yang positif seperti pengelolaan bisnis di media sosial atau e-bisnis, dan segi negatif apa saja yang dapat ditimbulkan dari kesalahan penggunaan jaringan internet dimedia sosial serta pemanfaatan Microsoft Office khususnya Microsoft Word 2007 yang sering digunakan terkait pekerjaan administrasi desa guna meningkatkan skill dan kompetensi perangkat desa dalam dunia kerja melayani masyarakat. Sasaran pengabdian adalah para perangkat desa, ibu-ibu PKK, dan remaja di Desa Pejengkolan Kecamatan Padureso Kabupaten Kebumen Jawa Tengah.

    Hasil yang diharapkan dari pengabdian masyarakat ini bertujuan memanfaatkan teknologi informasi dalam media sosial untuk mendukung kegiatan yang positif seperti e-bisnis sehingga diperoleh manajemen yang efektif dan efisien namun mencapai hasil yang optimal dan dapat memberikan pengetahuan tentang dampak negatif apa saja yang dapat ditimbulkan dari kesalahan penggunaan jaringan internet dimedia sosial serta untuk meningkatkan keterampilan perangkat desa dalam penggunaan microsoft word 2007 guna melayani masyarakat.

    Kata kunci Teknologi Informasi, e-bisnis, media sosial, Microsoft Word

  • PELATIHAN MICROSOFT WORD BAGI PERANGKAT DESA DI DESA BENCOREJO BANYURIP PURWOREJO

    Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan ketrampilan dalam penguasaan teknologi terutama laptop dan pemanfaatan Microsoft Office khususnya Microsoft Word yang sering digunakan terkait pekerjaan administrasi desa guna meningkatkan skill dan kompetensi perangkat desa dalam dunia kerja melayani masyarakat. Sasaran pengabdian adalah para perangkat desa di Desa Bencorejo Kecamatan Banyurip Kabupaten Purworejo Jawa Tengah. Kegiatan pengabdian yang berbentuk pelatihan ini dilakukan dengan metode ceramah, demonstrasi, latihan, diskusi dan tanya-jawab.

    Metode ceramah berisi penjelasan konsep teknologi laptop dan Microsoft Word 2007. Metode demonstrasi dan pelatihan dipakai untuk menunjukkan suatu proses kerja dan pembelajaran pengoperasian Microsoft Word yang akan diikuti praktek latihan langsung oleh para peserta menggunakan laptop masing-masing. Sedangkan metode diskusi dan tanya-jawab memberikan kesempatan pada para peserta untuk berkonsultasi dalam mengatasi kendala-kendala yang muncul selama proses pelatihan maupun kesulitan yang dialami dari pengalaman selama bekerja.

    Hasil yang diharapkan yaitu peserta pelatihan mengalami peningkatan dalam menggunakan Microsoft Word untuk menyelesaikan pekerjaan sehari-hari. Terjalin kerjasama antara kedu belah pihak. Menghasilkan luaran draft publikasi ilmiah yang dapat diterbitkan pada jurnal nasional atau proseding.

    Kata kunci: Microsoft Word, Administrasi Desa, Teknologi Informasi

  • PELATIHAN MICROSOFT EXCEL BAGI PERANGKAT DESA SE-KECAMATAN BONOROWO KEBUMEN

    Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan motivasi, pengetahuan dan keahlian dasar dalam penguasaan Microsoft office terutama Microsoft Excel guna meningkatkan skill dan kompetensi perangkat desa dalam dunia kerja melayani masyarakat. Sasaran pengabdian adalah golongan usia produktif, yaitu para perangkat desa Se-Kecamatan Bonorowo Kabupaten Kebumen Jawa Tengah.

    Kegiatan pengabdian yang berbentuk pelatihan ini dilakukan dengan metode ceramah, learning by doing, latihan, dan tanya-jawab. Metode ceramah digunakan untuk mengaktivasi semangat guna meningkatkan motivasi belajar para perangkat desa sekaligus digunakan untuk menjelaskan konsep rumus-rumus pada Microsoft excel. Metode learning by doing yaitu belajar sambil praktek yang lebih mengutamakan tindakan dari pada hanya memberikan teori. Metode latihan digunakan saat para perangkat desa mempraktekkan penerapan rumus-rumus excel dan pembuatan grafik. Sedangkan metode tanya-jawab memberikan kesempatan pada para peserta untuk berkonsultasi dalam mengatasi kendala-kendala yang muncul selama proses pelatihan dan pembelajaran Microsoft excel.

    Berdasarkan kegiatan yang telah dilaksanakan maka dapat diambil kesimpulan bahwa hampir seluruh peserta pelatihan sangat antusias dalam mengikuti pelatihan Microsoft excel yang diadakan dengan diindikasikan para perangkat desa setelah pelatihan berakhir mampu memahami dan mempraktekan dengan baik seluruh materi yang disampaikan selama kegiatan pengabdian.

    Kata Kunci: Perangkat desa, Microsoft Excel, Pelatihan

  • Memprediksi Daftar Ulang Mahasiswa Baru menggunakan Algoritma Bayesian classification di UM Purworejo

    Penelitian ini menganalisa data PMB tahun 2016. Proses PMB di UM Purworejo memiliki beberapa jalur yaitu Reguler, Transfer dan Bidikmisi. Ketika proses PMB beberapa kendala yang dijumpai dan dialami salah satunya adalah jumlah calon mahasiswa yang tidak daftar ulang semakin meningkat.

    Berdasarkan identifikasi permasalahan dan informasi dari petugas hal yang paling penting yaitu jumlah calon mahasiswa yang tidak daftar ulang semakin bertambah setiap tahun, sehingga mempengaruhi dampak jumlah penerimaan PMB. Penelitian ini menyelesaikan permasalah tersebut menggunakan Algoritma Bayesian Classification agar peluang daftar ulang mahasiswa dapat diketahui lebih awal.

    Berdasarkan perhitungan data calon mahasiswa dapat diperoleh kesimpulan bahwa class TDU 55% lebih besar dari pada class DU 45%. Artinya calon mahasiswa yang tidak daftar ulang secara keseluruhan semua program studi lebih besar. Dijelaskan  bahwa program studi PBSJ 100% tidak ada calon mahasiswa yang daftar ulang. Program studi Pendidikan Ekonomi masih ada peluang 75% calon mahasiswa yang DU. Program studi Pendidikan Fisika 100% tidak ada calon mahasiswa yang mendaftar. Program studi Teknik Sipil ada peluang 25% calon mahasiswa akan DU. Program Studi Agribisnis ada peluang 75% calon mahasiswa melakukan DU. Program studi Peternakan 90% tidak ada peluang calon mahasiswa yang mendaftar. Program studi Psikologi memiliki peluang sama dengan program studi Peternakan yaitu 90% tidak ada peluang calon mahasiswa mendaftar. Untuk program studi Hukum memiliki peluang 90% calon mahasiswa mendaftar.Kata kunci: Bayesian Calssification, mahasiswa baru, daftar ulang

  • EVALUASI EFEKTIVITAS WEB PORTAL DENGAN PENDEKATAN UTILITY SYSTEM

    Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi web portal Universitas Muhammadiyah Purworejo dengan pendekatan Utility System.  Pendekatan  Utility System mengevaluasi web portal dari sudut efektivitas system yang pertama kali diusulkan oleh Kendall.

    Pendekatan ini berusaha menangkap persepsi sistem dari enam sudut pandang, yaitu possession, form, place, time, actualization dan goal, serta skala pengukuran menggunakan skala likert dan software SPSS. Penelitian ini menggunakan instrumen penelitian dengan skala likert berupa kuesioner.

    Hasil penelitian menunjukan seberapa baik kualitas web portal Universitas Muhammadiyah Purworejo, dan item apa saja dari utility system yang berkontribusi paling besar dalam peningkatan kualitas sistem, serta usulan apa saja yang dapat disampaikan kepada pengelola web portal guna mengembangkan web portal yang lebih bermutu.

    Kata kunci: Evaluasi, Web Portal, efektivitas, Utility, SPSS

  • Rancang Bangun Sistem Informasi Kependudukan Di Desa Argomulyo Kec. Sedayu Bantul

    Informasi kependudukan dan posyandu saat ini merupakan bagian penting bagi suatu daerah, dengan sistem otonomi daerah yang diatur pada UU No. 32 Tahun 2004 menunjukkan bahwa kuantitas penduduk termasuk balita merupakan potensi daerah yang harus ditingkatkan dan dari segala aspek. Di Kabupaten Bantul mayoritas sistem kependudukan dan posyandu untuk tingkat kecamatan sampai pedukuhan masih belum terkomputerisasi, hal ini menyebabkan informasi yang ada di Tingkat Kabupaten Bantul menjadi tidak akurat.

    Saat ini kendala yang dihadapi adalah ketidakakuratan informasi menyebabkan pemerintah daerah kesulitan memberikan penyuluhan, dana stimulan pembangunan dan kesejahteraan berbagai sektor lainnya serta bertujuan untuk mempermudah pelaksanaan rekonstruksi dan rehabilitasi wilayah di tingkat pedukuhan. Di Pedukuhan Plawonan sendiri terdiri dari empat posyandu dari sepuluh RT, hal ini masih jauh di bawah normal dimana idealnya satu dasa wisma atau sepuluh rumah memiliki satu posyandu (tempointeraktif.com, Agustus 2006). Saat ini Pedukuhan Plawonan memiliki kurang lebih 1000 cacah jiwa terdiri dari berbagai usia yang masih belum tercatat dengan baik (Data Statistik Pedukuhan Plawonan, November 2006).

    Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dalam penelitian ini permasalahan diselesaikan dengan menggunakan kelebihan teknologi informasi menggunakan model Basis Data Relasional. Model basis data relasional, menjelaskan kepada pemakai tentang hubungan logik antar data dalam basis data dengan cara memvisualisasikan ke dalam bentuk tabel yang terdiri dari sejumlah baris dan kolom yang menunjukkan atribut tertentu.

    Kata Kunci: Kependudukan, Desa Argomulyo, Sistem Informasi

  • PELATIHAN UJI KOMPETENSI TIK PERANGKAT DESA POGUNGREJO KEC. BANYUURIP KAB. PURWOREJO

    Dalam peraturan terbaru Kemendagri Nomor 83 tahun 2015 yang diundangkan pada tanggal 5 Januari 2016, dijelaskan bahwa Pemerintah Desa adalah Kepala Desa atau yang disebut dengan nama lain dibantu Perangkat Desa sebagai unsur penyelenggara Pemerintahan Desa. Kepala Desa atau sebutan lain adalah pejabat Pemerintah Desa yang mempunyai wewenang, tugas dan kewajiban untuk menyelenggarakan rumah tangga Desanya dan melaksanakan tugas dari Pemerintah dan Pemerintah Daerah.

    Metode Ceramah yaitu metode pelatihan dalam bentuk penjelasan atau pemaparan materi yang disertai contoh kasus. Metode tutorial diberikan ketika peserta mengikuti pelatihan menggunakan komputer yang telah disediakan. Meskipun demikian peserta diperbolehkan membawa laptop. Dengan perangkat teknologi tersebut tutorial mudah dilakukan sambil menyimak materi yang telah disiapkan pengabdi. Selanjutnya menjelang akhir setiap pelatihan peserta diberi kesempatan untuk berdiskusi dan tanya jawab seputar kasus atau kesulitan yang dihadapi.

    Peserta  pengabdian  masyarakat  cukup  antusias  dalam  mengikuti  pelatihan Microsoft Word, Microsoft Excel dan Microsoft Powepoin. Peserta cukup bersemangat mengikuti uji kompetensi bidang TIK yang diselenggarakan panitia seleksi. Menambah skill para peserta sehingga diharapkan dapat meningkatkan kinerja sebagai perangkat desa yang lebih optimal terkait admnistrasi desa dan pelayanan masyarakat. Peserta mempunyai kemampuan membuat laporan dalam bentuk grafik untuk pengolahan data yang ada.

    Keyword: Microsoft Office, Ujian TIK, Perangkat Desa

  • PELATIHAN E-COMMERCE UNTUK MENINGKATKAN MINAT KEWIRAUSAHAAN DI DESA KAJEN KAB. PEKALONGAN

    Era perdagangaan bebas dan perkembangan perangkat teknologi membuat enterpreneur perlu menguasai teknologi informasi. Produk-produk yang dihasilkan atau dijual ke konsumen saat ini sudah beralih ke memanfaatkan berbagai media sosial maupun eCommerce. Sehingga keberadaan teknologi informasi memiliki dampak sangat luas dari aspek operasional, aspek organisasi, aspek sosial.

    Kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan metode learning by doing, belajar sambil praktek. Infrastruktur yang diperlukan yaitu koneksi internet, perangkat komputer dan beberapa software pendukung. Materi yang akan disampaikan yaitu membuat blog, vblog, mengelola bisnis di media sosial dan belajar pemrograman website.

    Hasil yang diharapkan yaitu pengabdian masyarakat yang akan diberikan kepada sekelompok orang ini bertujuan mengoptimalkan teknologi informasi dalam mendukung kegiatan transaksi jual beli sehingga diperoleh manajemen yang efektif dan efisien namun mencapai hasil yang optimal.

    Keyword: Bisnis Online, Enterpreneur, Produk

  • PELATIHAN PEMROGRAMAN HTML DAN CSS BAGI PEMUDA DI DESA KAJEN KAB. PEKALONGAN

    Era perdagangaan bebas dan perkembangan perangkat teknologi membuat enterpreneur perlu menguasai teknologi informasi khususnya script HTML dan CSS. Semu website meskipun memiliki berbagai disain secara instan, penguasaan script HTMl dan CSS merupakan baigan penting. Karena tidak semua website yang tersaji sesuai dengan keinginan sendiri. Untuk hal tersebut diperlukan penguasaan pemrograman script HTML dan CSS.

    Kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan metode learning by doing, belajar sambil praktek. Infrastruktur yang diperlukan yaitu koneksi internet, perangkat komputer dan beberapa software pendukung. Materi yang akan disampaikan yaitu tentang website, domain, hosting, internet, HTMl dan CSS.

    Hasil yang diharapkan yaitu pengabdian masyarakat yang akan diberikan kepada sekelompok orang ini bertujuan mengoptimalkan teknologi informasi khususunya website dalam mendukung kegiatan transaksi jual beli sehingga diperolehwebsite yang interaktif dan mudah digunakan oleh masyarakat.

    Keyword: HTML, CSS, Website, Domain, Hosting