
Terracotta adalah tanah liat yang di proses memlalui beberapa tahapan, sampai menjadi barang kerajinan keramik. Contoh terracotta di Kab. Bantul Yogyakarta terletak di obyek wisata Kasongan, Kasihan, Bantul. Namun di Yogyakarta juga ada beberapa perusahaan yang bergerak pada bidang terracotta, dimana mampu memproduksi secara mandiri kemudian hasilnya di ekspor.
Saat ini kendala yang dihadapi oleh beberapa perusahaan terracotta di Kab. Bantul Yogyakarta, adalah proses pengolahan data produksi yang tidak teratur dan teradministrasi dengan baik. Penyebab utamanya adalah lokasi atau area Bagian Produksi yang terbatas dan tidak ada batas pemisah yang jelas antar subbagian. Setiap subbagian dapat mengklaim bahwa data-data yang ada adalah milik subbagian yang terkait. Hal ini menyebabkan data fisik dan data di administrasi tidak sesuai. Apalagi proses peralihan barang berjalan terus meskipun pada malam hari. Dimana pada kondisi tersebut bisa saja peralihan barang tidak tercatat dengan baik.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dalam penelitian ini kendala-kendala di perusahaan terracotta diambil sebagai bahan dalam membuat prototipe sistem aplikasi yang mampu mengolah data terracotta dengan baik. Diharapkan dengan prototipe ini nantinya setiap perusahaan terracotta mampu melakukan kontrol di Bagian Produksi dengan baik.
Kata kunci: Terracotta, Database Relational, Kasongan, Sitem Informasi