PSTI Highlite
Jumat, 03 Apr 2026
  • Agenda Terdekat: Perkuliahan : 06 Maret 2023 - 9 Juni 2023 | KRS : 14-18 Februari 2023 | Pendaftaran KP: 14-21 Februari 2023 Link -->Daftar KP | Bimbingan Akademik : 14-21 Februari 2023 .

Meningkatkan Pemahaman Implementasi Smart City, Prodi Teknologi Informasi Kunjungi Smart City Semarang

Diterbitkan : - Kategori : Berita / Himatekno

Pemenuhan kebutuhan layanan masyarakat kota yang semakin meningkat, memerlukan pengelolaan kota yang efektif dan efisien. Kebutuhan akses pelayanan yang cepat dan informasi yang akurat memerlukan infrastruktur yang tertata baik. Konsep Smart City menjadi solusi di beberapa kota di Dunia. Konsep Smart City saat ini mulai di adopsi oleh beberapa kota di Indonesia. Meskipun masih belum sepenuhnya menggunakan sistem Smart City, tetapi upaya untuk menuju ke sana sudah mulai terlihat.

Program Studi Teknologi Informasi (PSTI), dalam mewujudkan visinya sebagai program studi yang unggul dalam teknologi smart city perlu mengupayakan beberapa hal, salah satunya kunjungan industri. Kunjungan industri bertujuan untuk memotret secara langsung implementasi teknologi informasi dalam mendukung dan mensukseskan program smart city yang di rancang pemerintah kota. Dalam kesempatan ini, PSTI melakukan kunjungan industri ke kota Semarang. Pemilihan kota Semarang sebagai tempat kunjungan industri karena Semarang masuk dalam kategori 100 kota yang di persiapkan untuk menuju smart city oleh pemerintah.

Acara yang di gelar tanggal 10 April 2019 ini berjalan dengan lancar dan mahasiswa sangat antusias dalam mengikuti seluruh rangkaian acara. Dalam sambutannya, Ketua Program Studi Teknologi Informasi, bapak Wahju Tjahjo Saputro, S.Kom., M.Cs, menyampaikan tujuan pelaksanaan kegiatan kunjungan industri. “Tujuan kami datang ke Kota Semarang, dalam hal ini ke Dinas Komunikasi dan Informasi adalah untuk melihat implementasi teknologi informasi dalam smart city. Dengan pelaksanaan kunjungan industri ini, mahasiswa dapat mengamati lebih dekat bagaimana teknologi informasi berperan penting dalam pelaksanaan smart city.

Kepala bagian E-government Diskominfo kota Semarang, bapak Taufik Hidayat, M.T. menyambut baik kehadiran mahasiswa PSTI mengunjungi kota Semarang sebagai tempat untuk belajar tentang smart city. “Mahasiswa sebagai penerus tongkat estafet kepemimpinan masa depan harus mampu beradaptasi dengan kecepatan perkembangan teknologi informasi” kata bapak Taufik dalam sambutannya. Selanjutnya bapak Taufik memberikan paparan tentang perkembangan teknologi smart city yang ada di Kota Semarang. Paparan yang di sampaikan sangat jelas, dimuali sejak awal mula kota Semarang merencanakan implementasi smart city sejak tahun 2013. Titik mula awal tersebut di tandai dengan MOU pemasangan WiFi hotspot di beberapa tempat dengan Telkom.

Pemaparan tentang perencanaan, perkembangan, evaluasi dan tantangan smart city di ikuti dengan antusias oleh mahasiswa. Terbukti saat sesi tanya jawab, ada banyak mahasiswa yang mengutamakan pertanyaannya. Setelah pemaparan selesai, acara di lanjutkan untuk kunjungan ke Situation Room dan ke Gedung Pusat Informasi Publik (PIK). Di Situation Room terdapat tampilan layar yang menggambarkan kondisi kota dan kondisi infrastruktur teknologi informasi nya.

Selain itu, terdapat lokas call center yang menjawab keluhan masyarakat secara cepat. Krn banyak terdapat fasilitas layanan call center, baik itu melalui telepon, sms dan media sosial. Di Gedung PIK, mahasiswa dapat melihat bagaimana informasi publik di buka secara transparan. Dan gedung PIK juga terbuka untuk akses publik. Lantai 2 gedung PIK, menyajikan informasi statistik yang sangat lengkap. Dari semua Dinas yang ada di Kota Semarang. Di gedung ini juga, mahasiswa dapat melihat infrastruktur server dengan manajemen yang sangat baik. Kunjungan industri ini memberikan banyak pengalaman luar biasa dan membuka wawasan mahasiswa tentang implementasi smartcity.Sebagai sebuah best practices, implementasi smartcity yang telah dilakukan di kota Semarang, dapat di replikasi untuk di terapkan di Kabupaten Purworejo.