Bakti sosial di Desa Putiruh Kec. Pituruh Kab. Purworejo tahun 2019 dikemas berbeda dengan sebelumnya. Bakti sosial dan ajang Silaturahim yang dikenal “Tour Rahmi” dikemas dalam satu kegiatan di bulan Ramadhan 1440 H / 2019 H. Tahun 2019 Tour Rahmi-4 diadakan di salah satu rumah mahasiswa PSTI Bangun Kuncoro salah satu pengurus Himatekno di Desa Pituruh Kec. Pituruh Kab. Purworejo. Sedangkan Bakti sosial diadakan di seputar pasar Pituruh, foto bersama aparat Polsek Pituruh dan diselenggarakan di Balai Desa Pituruh.
Tour Rahmi-4 dan Bakti sosial ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 18 Mei 2019. Tujuan kegiatan Tour Rahmi-4 adalah meningkatkan tali silaturahim antar anggota Himatekno dan mahasiswa PSTI. Kedua kegiatan ini diikuti oleh 23 mahasiswa PSTI, terdiri dari 14 pengurus Himatekno dan 9 calon pengurus baru. Khusus di bulan suci Ramadhan 1440 H merupakan moment tepat untuk mengadakan kegiatan Tour Rahmi ke-4 ini agar terjalin persaudaraan atau ukhuwah islamiyah.
Kegiatan Tour Rahmi ke-4 diisi dengan berbagai acara. Diantaranya menyiapkan takjil bersama yang akan dibagikan dalam event bakti sosial, forum diskusi yang dimoderatori oleh pengurus Himatekno, pelatihan instruktur dasar calon pengurus Himatekno dan membahas persiapan Makrab TA 2019/2020 sekaligus menyambut mahasiswa baru.
Kegiatan Bakti Sosial berupa pembagian takjil oleh Himatekno dan beberapa mahasiswa PSTI. Pembagian Takjil berada di pertigaan pasar Pituruh Kec. Pituruh Kab. Purworejo. Lokasi tersebut dipilih pertimbangan banyak masyarakat yang melewati atau bepergian melalui jalur tersebut. Sehingga takjil yang telah disiapkan dapat dibagi kepada masyarakat yang membutuhkan.
Mahasiswa Program Studi Teknologi Informasi (PSTI) Fakultas Teknik UM Purworejo berhasil mendulang prestasi pada Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) pelaksanaan tahun 2019 ini. Pada tahun 2018 dan sebelumnya mahasiswa PSTI telah berpartisipasi dalam kegiatan PKM yang diselenggarakan Dirjen Belmawa Kemenrisrekdikti. Namun kali ini PSTI berhasil meloloskan 2 judul PKM. Kedua judul tersebut diwakilkan oleh mahasiswa PSTI angkatan 2017 yang bernama:
Danti Puspitaningrum – 172520008
Risma Hardini – 172520015
Dwiki Andrianto – 172520023 dengan judul “Mainan Mobil Kayu Limbah sebagai Pelestarian Mainan Tradisional di Era Modern Saat Ini.”
Reni Nur Cahyo – 172520006 beserta tim mahasiswa Program Studi Bahasa Inggris dengan judul “FUN ENGLISH GATE : Metode Pembelajaran Bahasa Inggris Berbasis Integrated Edutainment System Sebagai Pintu Gerbang Kemajuan Generasi Muda di MI Imam Puro Brenggong, Purworejo.”
Keempat mahasiswa tersebut merupakan yang pertama kali memperoleh prestasi tingkat nasional yang digelar oleh Dirjen Belmawa Kemenristekdikti. Selain sebagai media silaturahim antar mahasiswa, antar program studi, juga sebagai media mengukir prestasi.
Murhadi S.Pd.T, M.Eng., MTCNA selaku Sekretaris Program Studi Teknologi Informasi dan review proposal PKM internal menyampaikan “terimakasih kepada mahasiswa yang telah berupaya, bekerja keras, menuangkan ide kreatif dalam menyuguhkan karya terbaik pada kegiatan PKM ini”. Lanjut beliau “Capaian pada PKM 2019 kali ini sudah maksimal dan baik. Diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain supaya dapat berkesempatan pada tahun berikutnya.”
Lanjut Murhadi S.Pd.T M.Eng. MTCNA mengatakan, “mahasiswa yang menjadi perwakilan program studi akan terus dibina, didampingi agar lebih matang dan mapan untuk mengikuti multieven nasional lainnya. Sekaligus sebagai perintis, inspirasi dan penyemangat bagi mahasiswa lain.” Dalam sambutan lain “Untuk langkah awal, hal ini sudah luar biasa” ujar Murhadi di sela-sela mendampingi peserta PKM.
Murhadi selaku reviwer PKM internal, sekretaris program studi yang mengelola bidang kemahasiswaan menargetkan, tahun 2020 diusahakan lebih banyak mahasiswa yang mampu mendulang prestasi di bidang PKM. Tidak ada tekanan untuk menjadi juara nasional. Yang diinginkan peserta adalah menampilkan karya terbaik dan memperoleh prestasi pada tahap awal. Dimana perlahan akan ditingkatkan dengan target yang lebih tinggi” ungkapnya.
Selamat dan Sukses atas prestasi yang diraih oleh mahasiswa PSTI. Semoga prestasi yang telah dicapai terus ditingkatkan dari aspek kualitas dan kuantitas. Prestasi tentu membawa dampak dan manfaat positif bagi sivitas akademik di PSTI.
Pemenuhan kebutuhan layanan masyarakat kota yang semakin meningkat, memerlukan pengelolaan kota yang efektif dan efisien. Kebutuhan akses pelayanan yang cepat dan informasi yang akurat memerlukan infrastruktur yang tertata baik. Konsep Smart City menjadi solusi di beberapa kota di Dunia. Konsep Smart City saat ini mulai di adopsi oleh beberapa kota di Indonesia. Meskipun masih belum sepenuhnya menggunakan sistem Smart City, tetapi upaya untuk menuju ke sana sudah mulai terlihat.
Program Studi Teknologi Informasi (PSTI), dalam mewujudkan visinya sebagai program studi yang unggul dalam teknologi smart city perlu mengupayakan beberapa hal, salah satunya kunjungan industri. Kunjungan industri bertujuan untuk memotret secara langsung implementasi teknologi informasi dalam mendukung dan mensukseskan program smart city yang di rancang pemerintah kota. Dalam kesempatan ini, PSTI melakukan kunjungan industri ke kota Semarang. Pemilihan kota Semarang sebagai tempat kunjungan industri karena Semarang masuk dalam kategori 100 kota yang di persiapkan untuk menuju smart city oleh pemerintah.
Kunjungan di Balai kota Semarang terkait Smart City
Acara yang di gelar tanggal 10 April 2019 ini berjalan dengan lancar dan mahasiswa sangat antusias dalam mengikuti seluruh rangkaian acara. Dalam sambutannya, Ketua Program Studi Teknologi Informasi, bapak Wahju Tjahjo Saputro, S.Kom., M.Cs, menyampaikan tujuan pelaksanaan kegiatan kunjungan industri. “Tujuan kami datang ke Kota Semarang, dalam hal ini ke Dinas Komunikasi dan Informasi adalah untuk melihat implementasi teknologi informasi dalam smart city. Dengan pelaksanaan kunjungan industri ini, mahasiswa dapat mengamati lebih dekat bagaimana teknologi informasi berperan penting dalam pelaksanaan smart city.
Kepala bagian E-government Diskominfo kota Semarang, bapak Taufik Hidayat, M.T. menyambut baik kehadiran mahasiswa PSTI mengunjungi kota Semarang sebagai tempat untuk belajar tentang smart city. “Mahasiswa sebagai penerus tongkat estafet kepemimpinan masa depan harus mampu beradaptasi dengan kecepatan perkembangan teknologi informasi” kata bapak Taufik dalam sambutannya. Selanjutnya bapak Taufik memberikan paparan tentang perkembangan teknologi smart city yang ada di Kota Semarang. Paparan yang di sampaikan sangat jelas, dimuali sejak awal mula kota Semarang merencanakan implementasi smart city sejak tahun 2013. Titik mula awal tersebut di tandai dengan MOU pemasangan WiFi hotspot di beberapa tempat dengan Telkom.
Pemaparan tentang perencanaan, perkembangan, evaluasi dan tantangan smart city di ikuti dengan antusias oleh mahasiswa. Terbukti saat sesi tanya jawab, ada banyak mahasiswa yang mengutamakan pertanyaannya. Setelah pemaparan selesai, acara di lanjutkan untuk kunjungan ke Situation Room dan ke Gedung Pusat Informasi Publik (PIK). Di Situation Room terdapat tampilan layar yang menggambarkan kondisi kota dan kondisi infrastruktur teknologi informasi nya.
Selain itu, terdapat lokas call center yang menjawab keluhan masyarakat secara cepat. Krn banyak terdapat fasilitas layanan call center, baik itu melalui telepon, sms dan media sosial. Di Gedung PIK, mahasiswa dapat melihat bagaimana informasi publik di buka secara transparan. Dan gedung PIK juga terbuka untuk akses publik. Lantai 2 gedung PIK, menyajikan informasi statistik yang sangat lengkap. Dari semua Dinas yang ada di Kota Semarang. Di gedung ini juga, mahasiswa dapat melihat infrastruktur server dengan manajemen yang sangat baik. Kunjungan industri ini memberikan banyak pengalaman luar biasa dan membuka wawasan mahasiswa tentang implementasi smartcity.Sebagai sebuah best practices, implementasi smartcity yang telah dilakukan di kota Semarang, dapat di replikasi untuk di terapkan di Kabupaten Purworejo.
Kuliah Umum Digital Forensik oleh Dedy Hariyadi S.T. M.Kom.
Salah satu proyeksi pendidikan era 21 adalah kemampuan literasi atau keterbukaan. Literasi terdiri atas literasi baca, budaya, keuangan, bahasa dan teknologi. Dalam rangka peningkatan literasi teknologi, khususnya teknologi digital, Program Studi Teknologi Informasi (PSTI) Universitas Muhammadiyah Purworejo (UM Purworejo) mengadakan kuliah umum tentang Digital Forensik pada hari Satbtu, 23 Februari 2019.
Tema yang diangkat dalam kuliah umum ini adalah “Membongkar” Kejahatan Digital dengan Pendekatan Forensikan Digital. Kuliah umum yang dilaksanakan apda hari Sabtu, 23 Februari 2019 di Ruang Seminar UM Purworejo ini menghadirkan pakar Digital Forensik Dedy Hariyadi S.T. M.Kom.
Dalam sambutannya, ketua panitia Murhadi S.Pd.T. M.Eng. MTCNA menyampaikan “tujuan dilaksanakan kuliah umum ini adalah untuk menyelaraskan antara PSTI dengan Pemkab Purworejo yaitu terwujudnya tujuan Kabupaten Purworejo menuju smart city tahun 2019 yang dicanangkan oleh bapak Bupati.” Pada sambutannya pula Murhadi S.Pd.T. M.Eng. MTCNA menyampaikan “Visi PSTI telah selaras dengan salah satu program kerja dari Diskominfo dan Pemkab Purworejo, yaitu unggul dalam teknologi smart city guna mendukung program Pemkab Purworejo. Dalam persiapan menuju smart city, perlu menyiapkan masyarakat yang smart atau smart citizen, sehingga selaras antara kota yang cerdas dengan masyarakat yang cerdas. Kuliah umum ini bertujuan menyiapkan smart society yang ada di komponen smart city”
Pemateri foto bersama panitia dan Dekan Fakultas Teknik
Dekan Fakultas Teknik, H. Muhamad Taufik M.T. dalam sambutannya juga berharap, “Dengan kuliah umum ini mahasiswa dan masyarakat dapat menimba ilmu dan bagaimana penerapannya.” Lanjut beliau “Dengan kuliah umum mahasiswa dapat pengetahuan tentang implementasi ilmu yang selama ini didapatkan dari abngku kuliah dengan pengalaman yang dibagikan oleh ahlinya”. Pada kuliah umum ini pemateri menyampaikan “tentang kejahatan yang terjadi di dunia digital. Pada dasarnya kejahatan yang terjadi motifnya sama dengan kejahatan di dunia nyata, hanya medianya yang berubah”. “Karena kejahatan digital berbasis media digital, maka barang bukti yang ada berupa perangkat digital dan data digital. Data hasil olahan digital forensik dapat dijadikan barang bukti atau untuk menguatkan status kasus yang sedang ditangani” kata Dedy Hariyadi dalam materinya.
Antusiasme peserta dalam kuliah umum ini sangat besar. Menurut panitia meskipun kuota dibatasi dan pendaftaran ditutup, masih ada peserta yang ining mendaftar. Tetapi untuk membuat suasana kuliah umum tetap kondusif panitia tidak menerima pendaftaran lagi. Peserta terdiri dari mahasiswa PSTI, mahasiswa lain program studi, dosen, siswa SMA/SMK. Ketertarikan peserta terlihat dari jumlah penanya yang sampai tidak terakomodir karena keterbatasan waktu. Semoga ini menjadi momentum untuk meningkatkan keinginan masyarakat tentang literasi teknologi. Sehingga tercipta masyarakat yang smart menuju Purworejo Smart City.
Tour Rahmi adalah sebuah kegiatan yang diselenggarakan oleh Divisi Agama HIMATEKNO dengan tujuan untuk memperkuat rasa kekeluargaan antar sesama pengurus. Selain untuk mempererat kekeluargaan acara ini juga betujuan untuk menyambut pengurus baru sehingga sejak awal menjadi Pengurus baru rasa kekeluargaan sudah ada. Acara ini dilaksanakan satu bulan sekali dengan lokasi yang berbeda tiap bulannya, acara ini sudah dilaksanakan sebanyak tiga kali yang pertama dilaksanakan di rumah Wakil Ketua HIMATEKNO Hendra Darmawan di Desa Pakem Purworejo, yang kedua di rumah Ketua HIMATEKNO Rendi di Pituruh Purworejo.
Tour rahmi ketiga di rumah Ketua Divisi Iptek HIMATEKNO Saudara Bali Febriyan di Desa Wero RT 01/RW 01 Kecamatan Ngombol Kabupaten Purworejo. Dilaksanakan pada hari Senin, 28 Januari 2019 pukul 09:00 – 15:00 Wib. Pada Tour Rahmi Ke-3, peserta yang hadir sebanyak 27 mahasiswa, titik kumpul berada di Kampus Barat Univeritas Muhammadiyah Purworejo.
Pantai Dewa Ruci Ngombol Puworejo
Perjalanan menuju lokasi ditempuh dalam 1 jam berkendara sepeda motor dengan jalur Banyu Urip, semua peserta sampai lokasi dengan selamat. Acara Tour Rahmi dimulai dengan salam oleh perwakilan Divisi Agama dan disambung dengan sambutan oleh Ketua HIMATEKNO Rendi dan Bali Febriyan selaku tuan rumah. Acara tersebut dilanjutkan dengan rapat lanjutan Baksos. Rapat berlangsung dengan lancar dan membahas tentang kegiatan apa yang akan dilakukan dalam Baksos tersebut. Rapat berlangsung sampai waktu dhuhur dan ditunda sampai jam 13.00 WIB untuk sholat dan istirahat. Rapat ditutup ketua panitia Bali Febriyan pada pukul 14.00 WIB dan acara Tour Rahmi tersebut ditutup dengan rekreasi mengunjungi Pantai Dewa Ruci yang tidak jauh dari lokasi.
Turnamen Futsal tahun 2019 yang diselenggarakan oleh Fakultas Teknik kali ini serasa berbeda. “Sebelum 2017 hanya diikuti oleh HIMA TS, namun mulai tahun 2017 diikuti oleh semua mahasiswa Teknik Sipil dan Teknologi Informasi sehingga turnamen Futsal serasa lebih meriah” seperti disampaikan oleh H. Muhamad Taufik M.T Dekan Fakultas Teknik. Turnamen Futsal diselenggarakan pada hari Senin, 7 Januari 2019 di GOR W.R. Supratman mulai pukul 07:00 – 20:30 dengan pertandingan sistem setengah kompetisi.
Pada tahun 2017 pertama kali PSTI berdiri mengikutsertakan 2 tim futsal. Namun tahun 2019 kali ini mampu mengirim 6 tim futsal untuk mengikuti turnamen tersebut. Kiprah HIMATEKNO mengalami peningkatan dalam turnamen futsal yang diselenggarakan setiap tahun oleh Fakultas Teknik. Semoga tahun depan Fakultas Teknik dalam menyelenggarakan kegiatan turnamen futsal lebih sukses, lancar dan ada meningkat.
Kegiatan menanam pohon merupakan salah satu kecendekiawanan bagi mahasiswa yang peduli dengan lingkungan. Menanamkan rasa peduli terhadap lingkungan bisa dimulai dari hal kecil yaitu menanamp Pohon. Dengan menanam pohon maka kelestarian lingkungan tetap terjaga dari bencana alam, udara tetap bersih, ketersediaan air tanah terjaga. Maka dari itu sangat penting mengajarkan cinta lingkungan sejak dini kepada mahasiswa.
Kegiatan menanam pohon yang diprakarsai oleh program studi dan Himatekno terlaksana pada hari Jumat, 7 Desember 2018 di Desa Pakem Kecamatan Gebang Kab. Purworejo. Kegiatan menanam pohon ini pertama kali diselenggarakan sejak Program Studi Teknologi Informasi berdiri. Kesuksesan ini tidak terlepas dari peran semua pihak baik program studi, Himatekno, mahasiswa dan masyarakat lokasi menanam pohon.
Acara dimulai dari kampus berangkat bersama-sama menuju lokasi. Sampai di Desa Pakem ada acara resmi sederhana yang berlangsung dilokasi alam sambutan dari perangkat desa dan ketua program studi. Setelah sambutan dilanjutkan dengan menanam pohon Albasia secara simbolis dari perangkat desa dan ketua program studi. Kemudian dilanjutkan oleh mahasiswa yang hadir. Ada 20 pohon yang disiapkan oleh panitia dengan lokasi yang telah ditentukan. Lokasi yang ditentukan merupakan lahan miring ditepi sungai. Dengan kegiatan ini diharapkan mahasiswa memiliki jiwa kecendekiawanan dan berkelanjutan.
Tadabbur Alam merupakan sarana pembelajaran untuk lebih mengenal ke Maha Besaran Allah SWT yang telah menciptakan langit dan bumi serta segala isinya. Dengan Tadabbur alam terbentuk sebuah ‘character building’ yang setidaknya menambah keimanan dan ketakwaan mahasiswa. Allah ta’ala berfirman dalam surat Al-Ghasiyah: Maka apakah mereka tidak memperhatikan unta bagaimana ia diciptakan (17). Dan langit bagaimana ia ditinggikan? (18). Dan gunung-gunung bagaimana ia ditegakkan? Dan bumi bagaimana ia dihamparkan? (19). Maka berilah peringatan, karena sesungguhnya kamu hanyalah orang yang memberi peringatan (21)
Kegiatan tadabbur alam diselenggarakan oleh Himatekno berlokasi di Obyek Wisata Hewan Waduk Pejengkolan Kebumen. Dilaksanakan pada hari Ahad, 2 Desember 2018 yang diikuti oleh pengurus Himatekno dan mahasiswa baru tahun 2018. Serangkaian acara tadabbur alam diisi oleh sambutan Ketua Himatekno Rendi, dilanjutkan dengan permainan, terakhir ramah tamah antara pengurus Himatekno dan mahasiswa baru 2018.
Harapan dari pengurus Himatekno yaitu dengan kegiatan yang diselenggarakan di alama bebas mampu menciptakan kerukunan antar mahasiswa program studi dari berbagai angkatan. menumbuhkan jiwa kepemimpinan dan rasa memiliki terhadap suatu organisasi khususnya Himatekno agar semakin maju dan berkembang.
Tahun 2018 ini Program Studi Teknologi Informasi kembali mengadakan workshop yang diadakan secara rutin setiap tahun. Kegiatan workshop ini diadakan sebelum pembukaan dan unggah proposal PKM ke sistem yang dikelola Kemenristek Dikti. Kali ini workshop yang diselenggarakan diisi oleh dosen program studi yaitu Murhadi S.Pd.T. M.Eng. yang telah memiliki track record PKM semasa di bangku kuliah. Harapannya ilmu dan pengalaman yang diperoleh, dapat ditukarkan dan kepada mahasiswa.
Workshop tahun 2018 ini diselenggarakan pada hari Selasa 6 November 2018, dihadiri oleh mahasiswa angkatan 2017 dan 2018. Sehingga terasa berbeda, dimana lebih banyak peserta dengan suasana yang antusias ingin mengajukan proposal. Pada tahun 2018 ini mahasiswa Program Studi Teknologi Informasi dapat mengikuti hibah PKM karena telah memiliki dua angkatan yang merupakan salah satu persyarakatan mengikuti PKM. Target dari workshop kali ini mahasiswa mampu lolos 5 proposal ditingkat program studi dan tingkat universitas. Harapannya mampu memacu mahasiswa lain yang belum berkesempatan lolos.
Malam Keakraban (MAKRAB) adalah sebuah acara yang diselenggarakan oleh Himatekno untuk mempererat tali persaudaraan antara mahasiswa baru (maba) dengan mahasiswa tingkat atas (senior). Makrab tahun 2018 ini terasa lebih istimewa pertama Himatekno telah mengadakan makrab mandiri yang semula di bimbing oleh Hima Teknik Spili. Kedua, telah memiliki angkatan kedua dengan jumah peserta lebih banyak. Tema makrab tahun 2018 yaitu “…”
Lokasi makrab 2018 sama dengan tahun 2017 yaitu di Bukit Nglanggeran Gunung Api Purba Gunung Kidul DIY. Makrab diadakan selama dua hari satu malam yaitu pada hari Jumat – Sabtu 19 – 20 Oktober 2018. Diikuti oleh 58 peserta mahasiswa baru. Dihadiri oleh semua dosen program studi dan tata usaha. Kegiatan ini dikoordinir oleh Himatekno sekaligus merangkap sebagai panitia makrab.
Sebelum pemberangkatan ke lokasi Dekan Fakultas Teknik H. Muhamad Taufik S.T. M.T. membuka acara di ruang Seminar yang selanjutnya dirangkai dengan susunan acara lainnya sampai penutupan oleh panitia atau Himatekno. Dalam sambutan Dekan Fakultas Teknik berpesan “Bahwa kegiatan makrab bukan perploncoan dengan aktifitas kekerasan. Namun ditekankan pada saling mengenal antar angkatan dan peduli terhadap lingungan dan masyarakat sekitar”. Dalam sambutan lainnya H. Muhamad Taufik juga berpesan “Mahasiswa wajib menjaga nama almamater dimanapun berada. Tidak hanya di kampus, namun di masyarakat, di lokasi makrab juga harus tercermin sebagai mahasiswa Universitas Muhammadiyah”.
Program Studi Teknologi Informasi bersama Himatekno mengadakan bakti sosial di Pondok Dhuafa Muhammadiyah Kalikesing. Kegiatan ini dihadiri oleh ketua program studi, pengurus Himatekno, panitia bakti sosial, segenap mahasiswa, pengurus pondok dan penghuni pondok. Penghuni pondok kebanyakan adalah anak yatim dan anak-anak warga disekitar Pondok. Bakti sosial diadakan pada hari Jumat, 13 Juli 2018.
Jpeg
Bentuk bakti sosial yang diselenggarakan yaitu mengadakan permainan anak-anak, menyanyi bersama anak-anak, menggambar yang dipandu oleh mahasiswa dan diakhiri dengan serah terima bingkisan dari Program studi – Himatekno kepada pengurus pondok. Dengan kegiatan ini diharapkan mahasiswa memiliki rasa sosial, menumbuhkan jiwa peduli terhadap sesama dan saling membantu. Harapan dari panitia semoga kegaitan ini dapat berkelanjutana dikemudian hari dengan bentuk bakti sosial lainnya yang lebih menarik.
Bakti sosial atau lebih dikenal sebagai baksos merupakan salah satu kegiatan wujud dari rasa kemanusiaan antara sesama manusia. Bakti Sosial merupakan suatu kegiatan dimana dengan adanya kegiatan ini mahasiswa dapat merapatkan kekerabatan di masyarakat. Bakti sosial diadakan dengan tujuan tertentu seusuai bentuk kegiatan dan sasaran bakti sosial. Tujuan kegiatan bakti sosial yaitu mengaplikasikan ilmu pengetahuan, wawasa, pengalaman, keterampilan, sumber daya materi yang dimiliki mahasiswa sebagai bentuk aktualisasi diri mahasiswa guna mambantu sesama.
Sebagai sesama umat Tuhan YME seharusnya kita saling membantu dengan sesama.Jika kita punya waktu dan bahan sebagai objek yang bisa kita berikan maka sebaiknya kita berikan hal itu untuk membantu mereka yang membutuhkan.Disamping itu semua kita bisa menggali rasa peduli kita dengan sesama.
Bakti sosial yang pertama kali ini diikuti oleh mahasiswa angkatan pertama tahun 2017. Bentuk kegiatan yang diselenggarakan yaitu mengadakan buka puasa bersama dengan para penghuni Pondok Pesantren Al-Chudlori Baledono Purworejo. Kegiatan buka puasa bersama ini dimotori oleh Himatekno dan diikuti oleh mahasiswa program studi. Turut hadir pula Ketua Program Studi Teknologi Informasi dalam memberikan sambutanya “bahwa bakti sosial merupakan media berinteraksi di masyarakat dan peduli terhadap sesama”. Dalam sambutan lain beliau juga menyampaikan bahwa “Dunia kampus yang bersifat akademis belum tentu sesuai dengan kehidupan di masyarakat. Oleh sebab itu mahasiswa perlu berinteraksi dalam bentuk bakti sosial.”